Ini 5 Alasan Virus Corona Dinyatakan Berbahaya, Jadi Tetap Waspadalah!
Author
Virus Corona tipe baru ataupun COVID-19 pertama kali dikabarkan di Wuhan, Cina, pada akhir tahun 2019. Semenjak saat itulah virus ini juga merebak ke nyaris semua negera di dunia. Sesudah 2 bulan Indonesia dikatakan negatif, virus Corona juga terverifikasi terjadi di Indonesia di tahun 2020.
Walaupun tandanya seperti flu umumnya, seperti batuk kering, pilek, dan demam, tetapi virus ini dikatakan amat membahayakan untuk kesehatan. Covid-19 merupakan penyakit infeksi yang virusnya demikian agresif. Sehingga perlu sekali untuk masyarakat ada di rumah saja. Berikut ini berbagai alasan mengapa virus corona dikatakan amat membahayakan untuk kesehatan dan nyawa seseorang.
1. Penyebaran Cepat Melalui Droplets
Penyebaran virus Corona lewat droplets yang ukurannya beragam jenis. Ada droplets besar dan kecil. Droplets besar ini akan memindahkan virus melalui tangan. Seperti saat bersin, batuk, yang lantas orang sakit itu memegang benda-benda di sekelilingnya. Sedangkan droplets kecil menjangkitkan virus dari orang positif Corona ke orang lain dengan cara langsung.
Sedangkan itu, droplets besar dapat berpindah dalam jarak kurang dari 1 meter. Beda dengan droplets kecil, yang dapat berpindah dalam jarak lebih dari 1 meter. Akibatnya, perlu sekali untuk anda guna menjaga jarak setidaknya 2 meter dengan orang lain.
2. Agresif
Virus Corona adalah virus yang agresif dengan taraf penyebaran yang tinggi. Walaupun SARS dikatakan virus mematikan, tetapi perbedannya dengan virus Corona ada pada kecepatan penyebaran virus. Virus Corona malah meluas lebih pesat dari SARS.
3. Penyebaran Melalui Interaksi
Penyebaran virus Corona pun dapat melalui berkumpul ataupun beraktifitas di sela-sela kerumunan. Lantaran, virus Corona bisa melekat secara kasat mata pada pakaian dan barang yang dibawa orang lain.
4. Gejala Ringan
Disamping itu, COVID-19 mempunyai gejala ringan seperti masalah pernapasan ataupun penyakit flu umumnya. Sehingga sedikit susah untuk mengenali tandanya tanpa melaksanakan pengecekan ataupun tes di rumah sakit tersendiri.
Ada juga berbagai tandanya antara lain lesu, lelah, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, pilek, demam, serta batuk kering.
5. Catatan Penyakit
Untuk orang yang mempunyai catatan penyakit khusus, seperti penyakit jantung dan kencing manis (diabetes mellitus), lebih mudah terkena mengalami keadaan parah saat tertular COVID-19.
