Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.   •   Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

5 faktor Penyebab Insomnia pada Anak, Atasi Penyebabnya agar Tidur Anak Berkualitas

Author

calendar_today Feb 22, 2020
schedule 21:31

Jika mengingat berartinya tidur untuk kesehatan dan tumbuh kembang, insomnia pada anak tentunya mesti secepatnya ditangani. Insomnia ialah keadaan dimana seseorang tidak mudah untuk tertidur, tetap tertidur, ataupun bangun terlalu awal dari semestinya walaupun ada peluang untuk tidur dengan wajar.

Dikenal ada 2 jenis insomnia menurut durasinya, yakni insomnia kronis yang timbul sewaktu-waktu lantaran suasana khusus dan insomnia kronis yang berlangsung paling tidak 3 malam dalam satu minggu dan berlangsung selama 3 bulan terus-menerus.

Durasi dan kualitas tidur yang tidak baik lantaran insomnia pada anak bisa menyebabkan efek buruk seperti masalah pada daya ingat, berkurangnya konsentrasi, hiperaktivas, perubahan mood, dan rewel.

Faktor Penyebab Insomnia Pada Anak

Agar dapat menangani insomnia pada anak dengan efisien, ketahui dulu berbagai penyebab insomnia pada anak berikut ini.

1. Pemakaian Gawai dan Peralatan Elektronik

Dalam studi yang dikutip oleh jurnal ilmiah JAMA Pediatrics, terungkap jika kebiasaan memakai gawai dan peralatan elektronik di waktu tidur dapat jadi penyebab insomnia pada anak.

Seperti dipaparkan Charles A. Czeisler dari divisi pengobatan tidur di Harvard Medical School, sinar biru yang dipancarkan oleh layar gawai bisa menahan pembentukan hormon tidur melatonin sehingga anak jadi tidak mudah tertidur.

2. Stress

Anda tentu telah tahu kan, jika anak juga dapat stress lantaran beberapa penyebab? Yup, stress juga rupanya dapat merupakan penyebab insomnia pada anak. Sharon Melnick, psikolog dan penulis buku Success Under Stress, menerangkan jika stress mengaktifkan sistem saraf simpatik yang menjadikan daya pikir lebih awas dan waspada sehingga anak ataupun orang dewasa jadi tidak mudah tertidur.

3. Konsumsi Kafein ataupun Stimulan Lain

Walaupun tidak pernah minum kopi, insomnia pada anak juga dapat timbul lantaran mengkonsumsi terlalu banyak makanan ataupun minuman lain yang memiliki kandungan kafein, seperti minuman coklat, cokelat hitam, es krim kopi, minuman bertenaga, ataupun teh. Jenis obat antidepresan, kortikosteroid, antikonvulsan, dan obat untuk ADHD juga dikenal mempunyai pengaruh buruk menjadikan anak tidak mudah tertidur.

4. Kondisi Medis

Dilansir dari web Cleveland Clinic, gejala yang timbul akibat kondisi medis tidak jarang menjadikan anak sulit tertidur. Umpamanya lantaran sesak nafas waktu asma, hidung tertutup lantaran pilek ataupun alergi, ataupun kulit gatal lantaran eksim. Masalah kesehatan lain seperti fibromyalgia, kram otot, kram di tungkai bawah (growing pain), naiknya asam lambung (heartburn), dan permasalahan tiroid juga dapat menimbulkan insomnia pada anak.

5. Gangguan Neurodevelopmental

Yang dimaksud dengan gangguan neurodevelopmental ialah keadaan pertumbuhan otak dan guna sistem saraf yang tidak sempurna. Yup, rupanya masalah neurodevelopmental seperti keterbelakangan mental, sindrom asperger atau autisme juga dapat menambah risiko anak menderita insomnia.

Itu dia 5 faktor penyebab insomnia pada anak yang mesti tahu dan segera ditangani agar tumbuh kembang anak tidak terganggu.

Related Articles