Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.   •   Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Bahaya Gula Darah Rendah Untuk Otak

Author

calendar_today Jun 11, 2024
schedule 04:08

Anda pasti biasanya sering mengkhawatirkan kelebihan gula darah atau diabetes. Padahal kekurangan  gula darah juga sama membahayakan. Bahkan memiliki efek langsung pada kinerja otak. Gula darah rendah, atau hipoglikemia, terjadi saat kadar gula darah turun di bawah 70 mg/dL. Hal ini berdampak serius jika tidak ditangani, mengingat otak merupakan pusat pengendali tubuh yang membutuhkan energi dari gula dalam darah untuk berfungsi optimal.

Berikut efek  gula darah rendah  pada otak, serta penyebab dan cara mengatasinya. Melansir dari Healthline dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Efek Gula Darah Rendah Pada Otak, Cukup Membahayakan

Otak sangat bergantung pada glukosa sebagai sumber energi utama. Ketika kadar gula darah turun, otak tidak mendapatkan cukup glukosa dan oksigen, yang dapat menyebabkan berbagai gejala berbahaya.

1. Gejala pusing dan gemetar

Perasaan pusing dan gemetar merupakan gejala umum hipoglikemia. Ketika kadar glukosa darah turun, otak dan tubuh merespons dengan mengirim sinyal ke tubuh untuk meningkatkan produksi hormon seperti adrenalin, yang dapat menyebabkan perasaan gemetar dan pusing. Hal ini merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk mencoba meningkatkan kadar glukosa darah kembali ke tingkat normal.

2. Perubahan perilaku dan emosi

Hipoglikemia dapat memicu perubahan suasana hati yang cepat, seperti mudah marah, cemas, atau merasa tidak stabil secara emosional. Hal ini bisa terjadi karena otak tidak mendapatkan cukup energi untuk mengatur emosi dengan baik.

3. Dapat menyebabkan kehilangan kesadaran

Hipoglikemia yang parah dapat menyebabkan kehilangan kesadaran, kejang, atau koma. Mengapa demikian ? Karena otak sangat sensitif terhadap penurunan glukosa darah dan dapat berhenti berfungsi dengan benar jika kekurangan energi.

4. Kesulitan berjalan atau berbicara

Kadar gula darah yang rendah juga dapat memengaruhi koordinasi gerakan dan fungsi komunikasi. Seseorang mungkin mengalami kesulitan dalam berjalan dengan stabil atau dalam menghasilkan kata-kata saat berbicara. Ini karena otak tidak memiliki cukup energi untuk mengkoordinasikan gerakan tubuh dengan baik atau untuk memproses informasi bahasa dengan efisien.

Penyebab Gula Darah Rendah

Jika  Anda memiliki diabetes, kadar gula darah kadang-kadang bisa menjadi terlalu rendah akibat pengobatan Anda. Hipoglikemia juga dapat terjadi jika :

  • Mengonsumsi terlalu banyak obat, termasuk insulin atau obat yang meningkatkan produksi insulin.
  • Melewatkan makan atau berpuasa.
  • Makan lebih sedikit dari biasanya.
  • Makan lebih lambat dari biasanya tetapi mengambil obat pada waktu yang biasa.
  • Melakukan aktivitas fisik berlebihan yang tidak direncanakan tanpa makan cukup.
  • Minum alkohol, yang dapat mempengaruhi cara tubuh mengelola kadar gula darah.
Share: share

Related Articles