Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.   •   Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Kisah Sukses Penangkapan Buronan DPO Rudy Gunawan, Pelaku Penipuan Investasi Bisnis oleh Polda Metro Jaya, Meringkus Penjahat Kerah Putih

Author

calendar_today Agu 01, 2023
schedule 01:46

Jakarta, NR – Alexander Foe, salah satu korban penipuan investasi bisnis yang dilakukan oleh oknum RG, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kepolisian, terutama Polda Metro Jaya, yang berhasil menangkap tersangka RG pada hari Jum'at, 28 Juli 2023. Tersangka RG sempat menjadi buronan selama 3 tahun dan berhasil melarikan diri ke luar negeri sebelum akhirnya diringkus oleh pihak kepolisian.

Alexander merasa terbantu dengan adanya program Hotline Kapolda yang merespons dengan cepat laporannya. Ia menyatakan, "Saya sebagai korban sangat berterimakasih dan mengapresiasi kinerja Kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya. Berkat kerja keras dan dedikasi mereka, tersangka RG berhasil ditangkap setelah melarikan diri selama tiga tahun."

Dalam siaran persnya, Alexander menjelaskan, "RG adalah seorang penipu ulung yang kerap melakukan kejahatannya dengan modus mendirikan sekolah bisnis. Dia mengiming-imingi dan merayu murid-muridnya untuk melakukan investasi dalam mendirikan bisnis bersama, dengan janji-janji keuntungan besar yang berkedok semangat 'social entrepreneurship', ideologi nasionalis, dan spiritual."

Modus operandi tersangka RG dilakukan melalui program Bincang Bisnis yang rutin diadakan di Bandung dan Jakarta setiap minggu. Forum tersebut menjadi tempat RG merekrut para murid yang akhirnya menjadi korban dari program kejahatannya. Calon murid diminta untuk menjadi member sekolah bisnis RG dan kemudian diminta untuk memberikan dana investasi atau mencari modal untuk bisnis yang akan dibangun bersama.

Alexander menambahkan, "Tersangka RG diduga sudah bekerjasama dengan notaris dan bank untuk merancang segala sesuatunya dengan terstruktur dan hati-hati. Sehingga, ketika saya dan korban lainnya melaporkan kejahatannya, banyak perkara yang jatuhnya di ranah abu-abu hukum niaga dan korporasi."

RG mengaku sebagai lulusan Harvard University dan kembali ke Indonesia dengan tujuan membangun generasi muda Indonesia melalui sekolah bisnisnya yang bernama GKMIBS (Garuda Kirana Mahardika International Business School). Kejahatan RG dikategorikan sebagai kejahatan kerah putih dan diduga melibatkan banyak surat negara dan pejabat negara di dalamnya.

Alexander berharap, "Kasus yang menimpa saya ini, dengan bantuan kepolisian Metro Jaya, akan segera menemukan jalan terang untuk mengungkap sosok tersangka kerah putih RG ini. Hal ini bertujuan untuk mempertanggungjawabkan kerugian yang saya alami sebagai salah satu korbannya."

Kisah penangkapan tersangka RG ini menjadi contoh nyata dari kerja keras dan komitmen pihak kepolisian, khususnya Detektif Kriminal Khusus (Detretkrimsus), dalam memberantas tindakan penipuan dan kejahatan kerah putih yang merugikan banyak korban. Semoga keberhasilan ini dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa hukum dan keadilan tetap ditegakkan demi melindungi hak-hak korban kejahatan finansial dan investasi.

Related Articles